LSM LIRA Nilai Mutasi Sebagai Kebijakan Keliru tapi Penas Lebih Penting

| Diterbitkan Pada:
Keterangan Foto:

LiraNews.Com

Bagikan:

Banda Aceh, LiraNews.com -– Daftar kekecewaan publik terhadap kebijakan mutasi Pejabat Eselon II oleh Gubernur Aceh Zaini Abdullah, kian bertambah panjang.

Kali ini Lembaga Swadaya Masyarakat Lumbung Informasi Rakyat (LSM LIRA) ikut buka suara dengan menyebut mutasi di akhir masa jabatan sebagai sebuah kebijakan keliru.

Namun demikian, Organisasi nonpemerintah itu meminta gubernur dan sejumlah SKPA terkait untuk segera fokus mengelola bidang kerja utama. Terutama dalam menyukseskan Pekan Nasional (Penas) Kontak Tani dan Nelayan Andalan (KTNA) yang akan segera digelar pada Mei mendatang.

“Kesuksesan Penas lebih utama daripada meributkan hal mutasi yang menyebabkan produktifitas kinerja pemerintah menjadi menurun,” ujar Sekretaris LIRA Aceh Muhammad, Rabu (16/3/2017).

Dia juga mengungkapkan kekhawatiran pihaknya jika polemik ini terus dibiarkan berlarut-larut sehingga akan berdampak tidak baik terhadap kegiatan Penas nanti.

Menurutnya, kebijakan mutasi yang dilakukan gubernur belum lama ini adalah sebuah kebijakan keliru dan cenderung dipaksakan.

“Ini sangat tidak baik. Dengan munculnya polemik seperti sekarang maka kinerja pemerintah kian terhambat, apalagi ini sudah dekat detik-detik Penas,” tegasnya.

Untuk itu Muhammad berharap, pemerintah dapat segera fokus mempersiapkan Penas daripada sibuk dengan hal lain yang tidak penting.

Bagikan:
Komentari Melalui Facebook
Sun Mar 19 , 2017
LiraNews.Com